BUKT MEDIA — PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menegaskan komitmennya untuk memperkuat bisnis berkelanjutan pada tahun 2026. Sebagai perusahaan asuransi milik negara yang fokus pada proteksi bagi sektor bisnis, Jasindo berupaya mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi operasionalnya. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja finansial, tetapi juga mendorong dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan stabilitas ekonomi nasional.
Transformasi Digital sebagai Strategi Utama
Salah satu jurus utama Jasindo adalah transformasi digital. Perusahaan berinvestasi dalam teknologi informasi untuk mempercepat proses klaim, meningkatkan pengalaman nasabah, dan memperluas jangkauan layanan. Melalui aplikasi digital dan platform online, nasabah dapat melakukan pendaftaran, pembayaran premi, hingga klaim secara cepat dan transparan. Transformasi digital ini juga mendukung efisiensi operasional, sehingga biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas layanan.
Produk Asuransi Ramah Lingkungan dan Sosial
Jasindo menyiapkan produk asuransi yang mendukung keberlanjutan. Contohnya, polis asuransi untuk proyek energi terbarukan, pertanian ramah lingkungan, dan industri yang menerapkan praktik ramah lingkungan. Selain itu, perusahaan juga meluncurkan program asuransi mikro untuk UMKM dan masyarakat di daerah terpencil. Produk ini tidak hanya melindungi aset bisnis, tetapi juga mendorong praktik bisnis berkelanjutan di berbagai sektor ekonomi.
Peningkatan Kompetensi SDM
Sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam strategi berkelanjutan Jasindo. Program reskilling dan upskilling diterapkan untuk karyawan agar memiliki kompetensi digital, manajemen risiko, dan pemahaman ESG. Dengan SDM yang kompeten, Jasindo dapat menghadirkan layanan inovatif, memahami kebutuhan nasabah modern, dan memimpin inisiatif bisnis berkelanjutan secara efektif.
Kolaborasi dengan Stakeholder
Jasindo aktif membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, dan mitra bisnis strategis. Kerja sama ini bertujuan:
- Mengembangkan produk asuransi inovatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
- Memperluas jaringan distribusi layanan agar lebih banyak nasabah di seluruh Indonesia terlayani.
- Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asuransi sebagai proteksi aset dan manajemen risiko.
Kolaborasi ini menjadi kunci bagi Jasindo untuk memperkuat ekosistem bisnis berkelanjutan secara menyeluruh.
Inovasi Layanan dan Teknologi
Selain transformasi digital, Jasindo juga berfokus pada inovasi layanan berbasis teknologi. Sistem manajemen risiko berbasis AI dan big data memungkinkan perusahaan memprediksi klaim secara akurat, mengurangi risiko fraud, dan menyesuaikan premi sesuai profil risiko nasabah. Teknologi ini juga mendukung pengembangan produk baru yang lebih relevan dengan kebutuhan nasabah modern, termasuk sektor industri kreatif dan teknologi tinggi.
Penguatan Tata Kelola dan ESG
Jasindo menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dan praktik ESG. Perusahaan berkomitmen pada transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Penerapan ESG juga meliputi:
- Pengelolaan risiko lingkungan, termasuk investasi di proyek hijau.
- Tanggung jawab sosial perusahaan, seperti program CSR yang berfokus pada pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
- Praktik tata kelola yang adil dan transparan untuk meningkatkan kepercayaan investor dan nasabah.
Prinsip ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan Jasindo.
Dampak Positif bagi Nasabah dan Ekonomi Nasional
Strategi bisnis berkelanjutan Jasindo di 2026 diharapkan memberikan dampak signifikan:
- Proteksi lebih luas bagi nasabah, termasuk sektor UMKM dan industri ramah lingkungan.
- Peningkatan literasi asuransi, sehingga masyarakat lebih memahami manfaat proteksi aset.
- Kontribusi terhadap ekonomi nasional, dengan mendukung pembangunan proyek berkelanjutan dan mendorong investasi yang bertanggung jawab.
Dampak ini menunjukkan bahwa bisnis berkelanjutan bukan hanya soal profit, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Target dan Prospek Jasindo 2026
Jasindo menargetkan beberapa capaian strategis di tahun 2026:
- Pertumbuhan premi asuransi sebesar 10-15% melalui ekspansi produk dan digitalisasi layanan.
- Peningkatan jumlah nasabah di seluruh segmen, mulai dari UMKM hingga korporasi besar.
- Implementasi ESG secara menyeluruh di seluruh lini bisnis.
- Kolaborasi strategis baru untuk mengembangkan produk dan distribusi inovatif.
Dengan target ini, Jasindo berharap dapat memperkuat posisi sebagai perusahaan asuransi terkemuka yang berkomitmen pada bisnis berkelanjutan.
Bisnis Berkelanjutan Kunci Pertumbuhan Jasindo
Jurus Jasindo untuk memperkuat bisnis berkelanjutan di 2026 mencakup transformasi digital, inovasi produk, penguatan SDM, kolaborasi strategis, dan penerapan ESG. Strategi ini diharapkan meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memberikan dampak positif bagi nasabah, masyarakat, dan ekonomi nasional. Dengan fokus pada keberlanjutan, Jasindo tidak hanya menjaga profitabilitas, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing tinggi.
