BUKT MEDIA — salah satu pemain global terdepan di industri elektronik konsumen, mencuri perhatian pengunjung di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Dalam gelaran tahunan teknologi terbesar di dunia yang berlangsung pada 6–9 Januari 2026 di Las Vegas, Nevada, perusahaan asal Tiongkok ini memamerkan serangkaian inovasi teknologi visual dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memadukan kualitas tampilan luar biasa dengan pengalaman pintar modern.
CEO TCL Electronics ShaoYong Zhang menyatakan bahwa fokus perusahaan kini tidak lagi sekadar menghadirkan layar berkualitas tinggi, tetapi juga menciptakan rangkaian perangkat serta solusi pintar yang mampu meningkatkan pengalaman pengguna di berbagai skenario kehidupan sehari‑hari.
Debut Global Teknologi SQD‑Mini LED Kualitas Gambar di Level Berikutnya
Salah satu sorotan utama paviliun TCL di CES 2026 adalah peluncuran global teknologi SQD‑Mini LED. Ini merupakan pengembangan lanjutan dari local dimming Mini LED, yang kini mengusung Precise Dimming Series — sebuah sistem pencahayaan yang menawarkan kontrol cahaya super presisi di seluruh layar. Dengan demikian, kontras visual menjadi lebih tajam, detail dalam area terang dan gelap tampil lebih jelas, dan warna tetap stabil tanpa mengorbankan efisiensi daya.
TV pertama yang menggunakan teknologi ini adalah seri TCL X11L. Perangkat ini dibekali panel Ultra CSOT WHVA 2.0, mendukung hingga 20.736 zona peredupan, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 10.000 nits — angka yang berada di puncak kategori HDR dan memberikan pengalaman visual yang sangat imersif.
Selain itu, TCL juga menghadirkan panel tanpa bingkai (virtually zero border) berdesain sangat tipis dan dukungan audio premium hasil kolaborasi dengan Bang & Olufsen, yang menjadikan TCL X11L bukan sekadar TV, tetapi pusat hiburan kelas atas di rumah masa kini.
Integrasi Kecerdasan Buatan di Beragam Produk
Tidak hanya teknologi layar, CES 2026 juga menjadi ajang TCL memamerkan kemampuan AI yang menyentuh berbagai lini produk. TCL menampilkan perangkat pintar seperti TV AI generasi terbaru, perangkat rumah pintar, smart terminal, dan solusi gaya hidup digital yang terhubung secara mulus melalui AI yang adaptif.
Sebagai bagian dari kolaborasi strategis, TCL juga mengintegrasikan teknologi AI dari mitra global seperti Microsoft, termasuk sejumlah fitur seperti speech recognition, real‑time translation, rekomendasi konten personal, serta asisten kreatif yang mampu meningkatkan produktivitas pengguna di berbagai perangkat pintar.
Contohnya, perangkat seperti TCL Note A1 NXTPAPER memadukan teknologi tampilan mirip kertas dengan kemampuan AI seperti pengenalan suara, terjemahan langsung, dan kemampuan generasi konten, menjadikannya alat produktivitas yang menarik bagi pelajar, profesional, dan kreator konten.
Ekosistem Smart Living Terintegrasi: Dari Rumah Hingga Mobilitas
CES 2026 memperlihatkan visi TCL tentang ekosistem pintar terpadu yang melampaui layar TV. TCL memperkenalkan berbagai solusi pintar untuk rumah, seperti AI Smart Home Appliances — termasuk pendingin udara dengan FreshIN 3.0, kulkas GeniusFresh, mesin cuci pintar, kunci biometrik pintar, hingga sistem manajemen energi rumah yang terintegrasi berbasis AI.
Lebih jauh lagi, TCL memperluas kecerdasan buatan ke ranah lain termasuk robot AI modular pertama dunia bernama AiMe, yang mampu berinteraksi secara adaptif dengan penggunanya, serta solusi mobilitas digital yang mengintegrasikan perangkat rumah dengan kendaraan melalui human × vehicle × home cross‑scenario solution. Dengan begitu, pengalaman pintar di rumah dapat berlanjut saat pengguna bepergian atau bekerja dalam mobil.
Meningkatkan Interaksi dengan Teknologi Visual Cerdas
TCL juga menonjolkan kemajuan dalam aspek interaksi visual cerdas. Perusahaan menggabungkan AI di dalam perangkat tampilan mereka melalui integrasi dengan sistem seperti Google TV dengan Google Gemini, serta dukungan teknologi visual terbaru seperti Dolby Vision 2. Teknologi ini mampu meningkatkan detail sinematik konten berdasarkan kondisi lingkungan dan preferensi pengguna, serta memberikan pengalaman tontonan yang semakin responsif dan imersif.
Di samping itu, TCL memperkenalkan solusi tampilan dan perangkat seperti smart glasses RayNeo Air Pro 4 dengan panel micro‑OLED yang memproyeksikan layar terkoneksi langsung melalui perangkat pintar seperti smartphone. Produk ini menjadi contoh bagaimana TCL memperluas teknologi visual ke pengalaman realitas tambahan.
Komitmen Terhadap Keberlanjutan dan Desain Masa Depan
Inovasi TCL di CES 2026 tidak hanya berfokus pada performa dan AI, tetapi juga pada keberlanjutan. TCL memperkenalkan material ECORA™ hasil kolaborasi dengan Chris Lefteri Design, sebuah material ramah lingkungan dari porselen keramik daur ulang yang menampilkan kombinasi desain estetis dan performa tinggi. Produk dan ekosistem ramah lingkungan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap masa depan teknologi yang lebih hijau dan efisien.
TCL di Tengah Persaingan Global Teknologi Layar dan AI
TCL hadir di CES 2026 dalam kompetisi sengit dengan brand besar lain seperti Samsung, LG, dan Hisense, yang juga memamerkan teknologi display kelas atas dan inovasi AI mereka. Namun, partisipasi TCL terbilang kuat karena tidak hanya menampilkan perangkat unggulan, tetapi juga memperlihatkan visi ekosistem pintar terpadu yang siap menghadapi tren digital di 2026 dan seterusnya.
Dalam CES 2026, TCL menegaskan dirinya sebagai pemain utama di persimpangan teknologi visual dan kecerdasan buatan. Dengan peluncuran teknologi SQD‑Mini LED, integrasi AI lintas perangkat, sistem smart living inovatif, serta komitmen terhadap keberlanjutan, TCL tidak hanya menawarkan produk baru, tetapi juga visi masa depan gaya hidup digital yang semakin cerdas, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna modern.
