Bukti Media – Tradisi budaya yang kaya makna kembali menjadi sorotan melalui penyelenggaraan Festival Tumbilotohe. Festival yang berasal dari Gorontalo ini terus berkembang setiap tahun dengan menghadirkan berbagai inovasi baru tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.
Pemerintah daerah berharap festival ini tidak hanya menjadi agenda budaya lokal, tetapi juga mampu menembus skala nasional. Harapan tersebut di sampaikan oleh Idah Syahidah Rusli Habibie yang mendorong agar Tumbilotohe dapat masuk dalam kalender event nasional.
Festival Tumbilotohe dikenal sebagai tradisi pemasangan lampu minyak atau lampu tradisional yang biasanya di lakukan menjelang akhir bulan Ramadan. Ribuan lampu di pasang di halaman rumah, jalan, hingga area publik sehingga menciptakan pemandangan yang indah dan penuh makna spiritual.
Festival Tumbilotohe Inovatif Di Targetkan Jadi Event Nasional
Tradisi Tumbilotohe telah berlangsung selama ratusan tahun di Gorontalo. Dalam bahasa lokal, Tumbilotohe berarti menyalakan lampu. Tradisi ini di lakukan pada malam-malam terakhir Ramadan sebagai simbol penerangan jalan menuju tempat ibadah.
Pada masa lalu, masyarakat menyalakan lampu minyak di sekitar rumah dan jalan agar orang-orang dapat dengan mudah menuju masjid untuk melaksanakan ibadah malam. Seiring waktu, tradisi tersebut berkembang menjadi sebuah festival budaya yang melibatkan seluruh masyarakat. Selain memiliki nilai religius, festival ini juga mencerminkan semangat kebersamaan. Warga biasanya bergotong royong memasang lampu dan menghias lingkungan mereka agar terlihat indah saat festival berlangsung.
Inovasi Baru Dalam Pelaksanaan Festival
Dalam beberapa tahun terakhir, penyelenggaraan festival ini mulai menghadirkan berbagai inovasi. Selain menggunakan lampu minyak tradisional, sebagian masyarakat juga memadukan dekorasi dengan lampu modern dan instalasi seni yang menarik.
Inovasi ini bertujuan untuk menarik minat generasi muda sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya. Pemerintah daerah juga mulai mengemas festival dengan berbagai kegiatan tambahan seperti pertunjukan seni, bazar kuliner, serta lomba dekorasi lampu.
Langkah tersebut di harapkan dapat menjadikan festival ini tidak hanya sebagai tradisi lokal, tetapi juga sebagai daya tarik wisata yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah. Dengan pengemasan yang lebih kreatif dan modern, festival ini di harapkan mampu memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung tanpa menghilangkan nilai tradisi yang menjadi identitas budaya Gorontalo.
Harapan Menjadi Event Nasional
Pemerintah daerah berharap Festival Tumbilotohe dapat masuk dalam daftar event nasional. Jika hal ini terwujud, festival tersebut berpotensi mendapatkan dukungan promosi yang lebih luas dari pemerintah pusat. Masuknya sebuah festival ke dalam kalender event nasional biasanya dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Sektor pariwisata, kuliner, hingga usaha kecil menengah dapat memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan festival ini secara lebih profesional dan terorganisir. Selain itu, pelestarian budaya juga menjadi tujuan utama dari pengembangan festival ini.
Dengan menjadikannya sebagai event nasional, tradisi Tumbilotohe di harapkan dapat di kenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia bahkan wisatawan mancanegara. Ke depan, festival ini di harapkan terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya yang di wariskan oleh para leluhur. Dengan kombinasi antara tradisi dan inovasi, Tumbilotohe memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu festival budaya paling menarik di Indonesia.
