Pameran Properti di 4 Mal Raup Penjualan Rp1,8 Triliun

BUKTI MEDIAIndustri properti di Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Pameran properti yang digelar di empat pusat perbelanjaan besar berhasil mencatatkan penjualan mencapai Rp 1,8 triliun dalam kurun waktu satu minggu. Hasil ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap investasi properti, meski di tengah tantangan ekonomi, tetap tinggi.

Pameran ini menampilkan berbagai tipe properti mulai dari rumah tapak, apartemen, kondominium, hingga kavling komersial. Penyelenggara melaporkan transaksi dilakukan secara on-site maupun melalui platform digital yang terintegrasi dengan aplikasi pembayaran dan penawaran cicilan menarik.

Pameran Properti di Empat Mal Terbesar

Empat mal besar yang menjadi lokasi pameran properti adalah:

  1. Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat
  2. Plaza Indonesia, Jakarta Selatan
  3. Summarecon Mall, Bekasi
  4. Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara

Setiap mal menghadirkan lebih dari 50 developer nasional dan lokal yang menawarkan proyek terbaru dengan berbagai skema pembayaran, mulai dari KPR ringan, cicilan 0% hingga promo DP rendah.

Pengunjung pameran tidak hanya calon pembeli rumah, tetapi juga investor properti yang mencari peluang menguntungkan di pasar yang sedang stabil.

Transaksi dan Penjualan

Pameran yang berlangsung selama tujuh hari ini berhasil mencatatkan transaksi Rp1,8 triliun, dengan rincian:

  • Apartemen – Rp700 miliar
  • Perumahan dan rumah tapak – Rp800 miliar
  • Kavling dan properti komersial – Rp300 miliar

Transaksi terbesar terjadi pada unit apartemen premium di kawasan Jakarta Selatan dan Bekasi, diikuti rumah tapak dengan harga menengah di pinggiran kota.

Penyelenggara mencatat bahwa strategi promosi, seperti voucher belanja, hadiah langsung, dan cashback turut meningkatkan minat pengunjung untuk segera melakukan transaksi di tempat.

Alasan Tingginya Minat Masyarakat

Menurut analisis penyelenggara, tingginya minat masyarakat terhadap properti disebabkan beberapa faktor:

  1. Harga Properti Masih Kompetitif – Banyak developer menawarkan promo khusus dengan DP ringan atau bunga KPR rendah.
  2. Investasi Jangka Panjang – Properti tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan.
  3. Kemudahan Akses Pameran – Lokasi di pusat mal memudahkan masyarakat untuk datang tanpa harus ke kantor developer.
  4. Skema Pembayaran Fleksibel – Cicilan ringan dan promo kredit properti mendorong keputusan pembelian cepat.
  5. Kualitas dan Fasilitas – Developer menawarkan fasilitas modern seperti kolam renang, taman, dan keamanan 24 jam yang menarik pembeli.

Tren Properti di Tengah Pasar Saat Ini

Meskipun ekonomi global sedang tidak stabil, sektor properti di Indonesia menunjukkan tren positif, terutama di segmen menengah ke atas. Tren ini ditunjukkan oleh:

  • Kenaikan minat apartemen di kota besar – Cocok untuk profesional muda dan investor.
  • Perumahan di pinggiran kota – Menyasar keluarga muda yang mencari hunian nyaman dengan harga lebih terjangkau.
  • Properti hijau dan ramah lingkungan – Developer mulai menawarkan konsep rumah ramah lingkungan dengan ventilasi alami dan energi efisien.

Pameran properti ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap percaya pada nilai properti sebagai aset jangka panjang, terutama dengan adanya promo dan kemudahan pembayaran.

Peran Digital dalam Pameran Properti

Selain transaksi konvensional, pameran juga memanfaatkan teknologi digital. Pengunjung bisa melakukan:

  • Pemesanan online melalui aplikasi developer.
  • Virtual tour untuk melihat unit apartemen dan rumah secara interaktif.
  • Live chat dengan sales untuk negosiasi harga dan fasilitas.

Strategi digital ini memungkinkan calon pembeli yang tidak sempat hadir langsung tetap bisa melakukan transaksi dan memanfaatkan promo yang ditawarkan.

Dampak Bagi Developer

Pameran ini memberikan keuntungan strategis bagi developer:

  • Meningkatkan brand awareness – Memperkenalkan proyek terbaru kepada publik luas.
  • Transaksi cepat – Penjualan unit properti dapat meningkat drastis dalam waktu singkat.
  • Umpan balik pasar – Memahami preferensi konsumen melalui interaksi langsung.

Menurut beberapa developer, pameran semacam ini membantu mengurangi stok properti yang belum terjual, sekaligus menarik investor baru.

Prediksi Pasar Properti

Berdasarkan hasil pameran, pelaku industri optimis pasar properti akan terus tumbuh, khususnya jika didukung oleh:

  • Kebijakan pemerintah yang mendukung kepemilikan rumah, seperti insentif KPR dan pembangunan infrastruktur.
  • Tingkat suku bunga KPR rendah yang memudahkan pembiayaan properti.
  • Pertumbuhan ekonomi domestik yang stabil meningkatkan daya beli masyarakat.

Analis menilai bahwa properti tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit, bahkan di tengah tantangan ekonomi global.

By admin